Arsip untuk ‘Kesehatan’ Kategori

42 PENDERITA KATARAK DI KARAWANG MENDAPATKAN OPERASI GRATIS

Desember 14, 2007

Wakil Bupati Karawang Eli Amalia Priatna saat membuka kegiatan operasi katarak gratis

 

Tidak pernah terlintas di benak Dadang Nur Alam (42) bahwa anaknya, Faturachman Al-Ghazy (2) menderita katarak sejak lahir. Terlebih Faturachman merupakan anak yang ceria dan gemar berlari-lari sambil bermain sehingga tidak pernah terpikirkan bahwa ia menderita katarak. Penyakit katarak anak tersebut baru diketahui ketika Dadang memeriksakan mata sebelah kanan anaknya yang sedikit berwarna kelabu di rumah sakit.

Saat itu, Dokter yang memeriksa menyatakan bahwa Faturachman menderita katarak. Untuk bisa sembuh, mata kanan Faturachman harus dioperasi. Proses operasi sendiri tidak dapat dilakukan secara serta merta, hal ini karena usia Faturachman yang masih muda, sedangkan untuk dapat dioperasi minimal harus berusia kurang lebih dua tahun. Pernyataan senada diterima Dadang saat membawa Faturchman ke Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Cikampek dan RS. Cicendo Bandung.

Namun Faturachman akan segera memiliki mata yang normal. Hal ini karena dalam waktu dekat mata kanannya akan segera di operasi. Terima kasih kepada Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Karawang beserta PT. Askes dan Tim Medis RSUD Karawang yang telah memungkinkan dilakukannya operasi katarak pada mata Faturachman.

Selain Faturachman, 41 orang penderita katarak lainnya akan turut mengikuti operasi yang sama. Ke-42 orang tersebut merupakan peserta Bakti Sosial Operasi Mata Katarak Gratis yang dilakukan oleh Korpri Kabupaten Karawang. Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian HUT Korpri Ke-36 tingkat Kabupaten Karawang yang bekerjasama dengan PT. Askes, RSUD Karawang.

Kegiatan bakti sosial sendiri dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Karawang, Eli Amalia Priatna di depan Ruang Screening dan Operasi RSUD Karawang, Rabu (12/12). Kegiatan bakti sosial sendiri dikhususkan bagi masyarakat miskin atau pun tidak mampu, juga bagi para PNS atau pensiunan PNS dari Golongan I dan II. Dari 42 orang peserta tersebut, 4 diantaranya merupakan para PNS dan 38 sisanya merupakan masyarakat tidak mampu, dimana sebagian besar telah berusia lanjut. Operasi sendiri akan dibagi di dua tempat yaitu di RSUD Karawang dan Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) di Cikampek.

Wakil Bupati Karawang, Eli Amalia Priatna dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian dari para PNS yang tergabung dalam Korpri terhadap masyarakat Karawang. “Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai salah satu upaya guna memenuhi kebutuhan layanan kesehatan khususnya bagi para PNS golongan I dan II serta masyarakat kurang mampu,” ujar Wakil Bupati.

Sementara itu, Direktur RSUD Karawang, dr. Djoni Dharmadjaja, mengatakan bahwa operasi katarak hanya memakan waktu sekitar 30 hingga 40 menit saja, dengan waktu penyembuhan pasca operasi sekitar satu minggu. Sedangkan biaya operasi katarak di RSUD Karawang sendiri mencapai sekitar Rp. 2 juta, sedangkan bila dilakukan di RS Swasta diperkirakan dapat mencapai Rp 5 juta hingga 7 juta.